Bukber Bareng Disabilitas dan Pejuang Kanker, Bepro Kaltim Tebar Kepedulian.

Wakil Gubernur Kaltim H. Seno Aji: Gerakan Pemuda Seperti Bepro Berdampak Nyata bagi Masyarakat.

SAMARINDA, kaltimberbicara.com – Dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Komunitas pemuda Bepro Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar buka puasa bersama (bukber) yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak disabilitas dan anak pejuang kanker.

Kegiatan tersebut, berlangsung di Rumah Dinas Wakil Gubernur Kaltim, Rabu (19/3/2026).

Mengusung tema “Senyum Ramadhan: Berbagi Cinta, Menebar Harapan”, kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Kaltim H. Seno Aji yang juga bertindak sebagai Ketua Penasehat Bepro Kaltim.

Dalam keterangannya, Seno Aji menegaskan pentingnya peran organisasi kepemudaan seperti Bepro dalam mendukung program Pemerintah Daerah, khususnya dalam penguatan ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan, Bepro merupakan wadah bagi pemuda profesional yang berfokus pada pengembangan kewirausahaan.

Aktivitas tersebut, dinilai mampu menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus mengurangi angka kemiskinan.

“Ketika anak-anak muda ini bergerak, membuka usaha, dan merekrut tenaga kerja, tentu akan berdampak terhadap ekonomi kerakyatan serta pengurangan kemiskinan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah Bepro Kaltim yang menunjukkan kepedulian sosial terhadap kelompok rentan, khususnya anak disabilitas dan anak pejuang kanker.

“Kami sangat tersentuh melihat kepedulian anak-anak muda yang mau berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan. Ini menjadi contoh yang baik bagi organisasi lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD Bepro Kaltim, Muhammad Syafi’i, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan dengan fokus pada kegiatan sosial.

Ia mengungkapkan, konsep bukber kali ini sengaja menyasar kelompok yang jarang terlibat dalam kegiatan serupa, agar mereka juga dapat merasakan kebersamaan di bulan suci.

“Kita melihat banyak kegiatan bukber, tetapi ada kelompok yang mungkin jarang merasakannya, seperti anak disabilitas. Karena itu, kami berinisiatif mengajak mereka untuk ikut serta,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Bepro Kaltim mengundang sekitar 50 hingga 60 anak disabilitas serta puluhan anak pejuang kanker.

Secara keseluruhan, jumlah peserta bersama pendamping mencapai sekitar 120 orang yang berasal dari beberapa yayasan di Samarinda.

Tak hanya berbuka puasa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada para peserta.

Lebih lanjut, Syafi’i menuturkan bahwa Bepro Kaltim tidak hanya fokus pada kegiatan sosial, tetapi juga memiliki program pemberdayaan ekonomi bagi pemuda, khususnya yang berada dalam kategori rentan miskin.

Program tersebut, dijalankan melalui pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang saat ini telah berjalan di sejumlah titik di Samarinda dengan total 21 binaan aktif.

“Kami ingin Bepro hadir tidak hanya secara seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi pemuda,” pungkasnya.

REDAKSI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *