Komunitas Driver Truk PLPP Kaltim Perkuat Solidaritas di Tengah Aktivitas Lintas Daerah.

KUTIM, kaltimberbicara.com – Di tengah tingginya mobilitas angkutan barang di Kalimantan Timur (Kaltim), keberadaan komunitas driver menjadi ruang penting untuk membangun solidaritas dan saling dukung di lapangan.

Salah satu yang aktif adalah Komunitas Pasukan Lintas Pete-Pete (PLPP), komunitas driver truk lintas daerah yang berbasis di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

PLPP berdiri pada 10 Agustus 2025, sebagai wadah silaturahmi para driver truk yang beroperasi di berbagai wilayah Kaltim.

Hingga kini, komunitas tersebut telah memiliki sekitar 70 anggota, yang tersebar di sejumlah daerah, mulai dari Balikpapan, Samarinda, Bontang, Teluk Pandan, Sangatta, Bengalon, Rantau Pulung, Wahau, hingga Berau.

Ketua PLPP Kutai Timur, M. Raffi, mengatakan pembentukan komunitas ini berangkat dari kebutuhan akan ruang komunikasi antar driver, terutama untuk berbagi informasi seputar kondisi jalan dan keselamatan berkendara.

“Driver truk bekerja dengan risiko tinggi, dan melalui komunitas ini, Kami ingin saling mengingatkan dan saling membantu,” ujar Raffi, melalui keterangan tertulis ke media ini, Selasa (6/1/2026).

Keanggotaan PLPP bersifat terbuka bagi semua kalangan usia, dan setiap anggota menggunakan stiker identitas PLPP, yang dipasang di kaca kendaraan sebagai tanda pengenal di jalan sekaligus simbol kebersamaan antar driver.

Untuk menjaga kekompakan, komunitas ini rutin menggelar kopi darat (kopdar) setiap awal bulan.

Kegiatan tersebut, dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi, diskusi, serta berbagi pengalaman terkait rute angkutan, perawatan kendaraan, dan persoalan teknis lain yang dihadapi di lapangan.

Selain kegiatan internal, PLPP juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti santunan dan bakti sosial kepada masyarakat.

Ke depan, komunitas ini merencanakan kegiatan berbagi di panti asuhan, sebagai bentuk kepedulian sosial komunitas driver terhadap lingkungan sekitar.

Dalam mendukung operasional komunitas, setiap anggota diwajibkan membayar iuran kas sebesar Rp50.000 per bulan.

Dana tersebut, digunakan untuk mendanai kegiatan rutin, agenda sosial, serta kebutuhan organisasi lainnya.

Keberadaan Komunitas PLPP menunjukkan bahwa komunitas driver tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai ruang membangun solidaritas, meningkatkan kesadaran keselamatan, dan memperkuat peran sosial para pengemudi truk di Kaltim.

REDAKSI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *