BALIKPAPAN, kaltimberbicara.com — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, aktivitas distribusi logistik diprediksi mengalami peningkatan signifikan seiring bertambahnya kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, manajemen PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan operasional terminal, melalui agenda Management Walkthrough di kawasan terminal Kariangau, Balikpapan, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT KKT, Enriany Muis, bersama jajaran manajemen perusahaan.
Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan, untuk memastikan seluruh fasilitas dan sistem operasional terminal petikemas dapat berfungsi secara optimal, dalam menghadapi peningkatan arus logistik menjelang Idul Fitri.
Dalam kegiatan tersebut, manajemen melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah fasilitas utama yang menjadi penunjang kegiatan bongkar muat di terminal.
Beberapa peralatan yang menjadi fokus pemantauan di antaranya Rubber Tyred Gantry (RTG) yang digunakan, untuk mengangkat dan memindahkan petikemas di area lapangan penumpukan, armada Headtruck sebagai kendaraan pengangkut kontainer di dalam kawasan terminal, serta alat bantu Reach Stacker yang berperan dalam proses penataan petikemas.
Selain itu, manajemen juga meninjau kondisi Container Yard (CY) yang berfungsi sebagai area penumpukan petikemas.
Pemeriksaan tersebut, dilakukan untuk memastikan kapasitas dan penataan lapangan penumpukan tetap tertata dengan baik, sehingga mampu mengakomodasi peningkatan volume petikemas selama periode menjelang Idul Fitri.
Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan bahwa kegiatan Management Walkthrough menjadi bagian penting dari upaya perusahaan dalam menjaga keandalan operasional terminal, khususnya pada periode dengan intensitas aktivitas logistik yang lebih tinggi.
Menurutnya, momentum Idul Fitri umumnya diikuti dengan peningkatan kebutuhan distribusi barang, baik untuk kebutuhan konsumsi masyarakat maupun aktivitas perdagangan di berbagai daerah.
“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas operasional berada dalam kondisi siap dan dapat berfungsi secara optimal,” ucapnya.
“Menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan kebutuhan distribusi barang, sehingga kesiapan peralatan dan area kerja menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran layanan terminal,” lanjutnya.
Ia menjelaskan bahwa, peninjauan langsung ke lapangan memungkinkan manajemen untuk melihat secara nyata kondisi peralatan, alur kerja operasional, serta kesiapan sumber daya manusia yang bertugas di area terminal.
Dengan cara tersebut, perusahaan dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem operasional yang berjalan, serta memastikan seluruh proses pelayanan bongkar muat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan efisien.
“Dengan turun langsung ke area terminal, manajemen dapat melihat secara nyata kondisi peralatan, alur operasional, serta kesiapan tim di lapangan, dan hal ini penting untuk memastikan setiap proses berjalan dengan aman, tertib, dan efisien,” jelasnya.
Selain memantau kesiapan peralatan bongkar muat, manajemen juga meninjau pengaturan area Container Yard untuk memastikan penataan petikemas serta pergerakan kendaraan operasional dapat berjalan lancar.
“Penataan area penumpukan tersebut dinilai sangat penting, untuk menjaga kelancaran arus bongkar muat, terutama ketika volume logistik meningkat,” ungkapnya.
Ia menyebutkan pula bahwa, melalui kegiatan ini, PT Kaltim Kariangau Terminal menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas layanan terminal, dengan memastikan kesiapan infrastruktur, pengawasan operasional yang berkelanjutan, serta koordinasi tim yang solid.
“Perusahaan berharap kesiapan tersebut dapat mendukung kelancaran distribusi logistik serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri,” tutupnya.
REDAKSI.

