SAMARINDA, kaltimberbicara.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep, secara resmi melantik Andi Adi Wijaya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia Kalimantan Timur.
Prosesi pelantikan tersebut digelar di sela Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI Kaltim yang berlangsung di Ballroom Hotel FUGO Samarinda, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus pusat PSI, termasuk Bendahara Umum DPP PSI Fenty Noverita Indrawaty serta sejumlah pengurus teras lainnya.
Dalam kesempatan itu, prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka partai, sebagai simbol resmi dimulainya kepemimpinan baru DPW PSI Kaltim di bawah komando Andi Adi Wijaya.

Rakorwil yang digelar bersamaan dengan pelantikan tersebut menjadi momentum penting konsolidasi internal partai, sekaligus penegasan arah kerja organisasi dalam menghadapi agenda politik nasional ke depan, khususnya Pemilu 2029.
Dalam arahannya, Kaesang Pangarep menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga ke tingkat paling bawah atau akar rumput.
Ia menyebut, kekuatan partai politik tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat atas, tetapi juga oleh soliditas kader di lapangan.
“Struktur partai harus kuat sampai ke bawah dan benar-benar hadir di tengah masyarakat. PSI harus bisa bekerja nyata, bukan hanya hadir saat momentum politik,” ujar Kaesang dalam sambutannya.

Ia juga meminta seluruh kader PSI di Kalimantan Timur untuk mempercepat konsolidasi, memperluas jaringan pendukung, serta meningkatkan kerja-kerja politik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, agenda Rakorwil DPW PSI Kaltim difokuskan pada penyusunan strategi pemenangan pemilu, penguatan struktur organisasi, serta percepatan rekrutmen kader baru di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim.
Di sisi lain, Ketua DPW PSI Kaltim yang baru dilantik, Andi Adi Wijaya, menyampaikan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan konsolidasi internal dan perluasan basis kader, khususnya dari kalangan generasi muda.
Ia menjelaskan bahwa PSI Kaltim akan bergerak lebih aktif dalam menjangkau berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, komunitas kreatif, hingga pelaku usaha muda sebagai bagian dari strategi penguatan partai di daerah.
Menurutnya, konsolidasi organisasi menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan seluruh struktur partai bergerak dalam satu visi dan misi yang sama.
Di tingkat daerah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Samarinda juga menetapkan target politik yang cukup ambisius, yakni meraih lima kursi di DPRD Kota Samarinda pada Pemilu mendatang.
Target tersebut, disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi PSI di tingkat lokal sekaligus meningkatkan representasi politik di parlemen daerah.
Rangkaian pelantikan dan Rakorwil tersebut menandai dimulainya fase baru kerja politik PSI di Kaltim dengan fokus pada penguatan struktur, kaderisasi, serta perluasan basis dukungan menjelang kontestasi politik nasional.

Andi Adi Wijaya menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, serta memastikan PSI Kaltim menjadi kekuatan politik yang solid dan relevan di tengah masyarakat.
“Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan kerja keras dan komitmen bersama. Kami akan memperkuat struktur, memperluas kaderisasi, dan memastikan PSI hadir sebagai kekuatan politik yang benar-benar dirasakan masyarakat Kalimantan Timur, pungkasnya.”
REDAKSI.

