SAMARINDA, Kaltimberbicara.com – Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi memiliki nahkoda baru.
Syahril Sarapping dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) HDCI Kaltim, sementara H. Agus Sakhlan NH dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) HDCI Samarinda dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Fugo Hotel Samarinda, Sabtu (20/6/2026) malam.
Pelantikan yang dimulai pukul 19.30 WITA tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Pengurus Pusat HDCI, pengurus cabang se-Kalimantan Timur, komunitas otomotif, tokoh masyarakat, serta unsur Pemerintah Kota Samarinda.
Hadir pula Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri, SE, MM, yang memberikan dukungan sekaligus harapan besar terhadap kepengurusan baru HDCI Kaltim.
Momentum pelantikan itu menjadi penanda dimulainya kepemimpinan baru HDCI Kaltim, yang diharapkan mampu memperkuat peran organisasi, tidak hanya sebagai komunitas pencinta motor Harley-Davidson, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, promosi pariwisata, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ketua Panitia Pelaksana, H. Gatot Susanto, mengatakan pelantikan tersebut merupakan rangkaian dari Musyawarah Daerah (Musda) HDCI Kalimantan Timur yang sebelumnya menetapkan Syahril Sarapping sebagai Ketua Pengda HDCI Kaltim.

Menurutnya, Syahril memperoleh dukungan penuh dari seluruh pengurus cabang yang ada di Kalimantan Timur sehingga proses pemilihan berlangsung secara aklamasi.
“Alhamdulillah bisa dikatakan aklamasi karena dari tiga cabang, yakni Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara, seluruhnya memberikan dukungan kepada Pak Syahril Sarapping. Beliau dinilai memiliki pengalaman dan kemampuan memimpin organisasi,” ujar Gatot.
Ia menjelaskan, pelantikan juga dirangkai dengan pengukuhan Pengcab HDCI Samarinda yang sebelumnya telah melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab).
Menurut Gatot, keberhasilan penyelenggaraan pelantikan tidak terlepas dari soliditas seluruh anggota HDCI yang selama ini mengedepankan semangat kebersamaan.
“Kami berharap HDCI terus mendapat dukungan sehingga semakin banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan, baik di bidang sosial, pariwisata maupun pembinaan komunitas otomotif,” katanya.
Pemerintah Beri Apresiasi
Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri mengapresiasi kiprah HDCI yang dinilai mampu menunjukkan citra positif sebagai komunitas otomotif yang aktif membantu masyarakat.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Samarinda mendukung keberadaan HDCI karena selama ini organisasi tersebut tidak hanya identik dengan kegiatan touring, tetapi juga rutin melaksanakan aksi sosial.
“Atas nama Pemerintah Kota Samarinda saya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru dilantik. Semoga HDCI semakin maju, semakin berkarya, dan semakin memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.
Saefuddin berharap kepengurusan baru mampu mempertahankan bahkan meningkatkan berbagai kegiatan sosial yang selama ini telah menjadi ciri khas HDCI.
“Ternyata HDCI bukan hanya hobi naik motor, tetapi juga hobi beramal. Hal inilah yang patut diapresiasi dan terus dikembangkan,” ujarnya.
Selain itu, ia mendorong seluruh anggota HDCI menjadi teladan dalam berlalu lintas dengan mengedepankan keselamatan berkendara.
Menurutnya, citra pengguna motor besar akan semakin positif apabila seluruh anggota menunjukkan kedisiplinan, etika, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
“Pemerintah berharap HDCI menjadi pelopor keselamatan berkendara dan menjadi contoh bagi komunitas otomotif lainnya,” katanya.
Siap Bersinergi Dukung Pembangunan Kaltim
Usai dilantik, Ketua Pengda HDCI Kaltim Syahril Sarapping menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, terutama dalam mendukung pembangunan Kalimantan Timur sebagai kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, HDCI memiliki potensi besar karena banyak anggotanya berasal dari kalangan pelaku usaha yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Di HDCI Kaltim banyak anggota yang merupakan pengusaha. Potensi ini akan kami sinergikan untuk mendukung pembangunan Kalimantan Timur, termasuk mendukung berbagai program pemerintah daerah,” ujarnya.
Syahril menambahkan, HDCI juga akan terus menjalankan berbagai program sosial yang selama ini telah menjadi agenda rutin organisasi.
Melalui program Jumat Berkah, misalnya, HDCI secara konsisten menyalurkan bantuan kepada kaum duafa, masyarakat kurang mampu, hingga para pengemudi ojek online.
“Kami ingin HDCI tidak hanya dikenal sebagai komunitas motor besar, tetapi benar-benar hadir memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan,” katanya.
Promosi Pariwisata Jadi Prioritas
Selain kegiatan sosial, Syahril juga menargetkan HDCI menjadi salah satu motor promosi pariwisata Kalimantan Timur.
Menurutnya, jaringan HDCI yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi wisata Benua Etam.
“Kami akan mengajak teman-teman HDCI dari seluruh Indonesia datang ke Kalimantan Timur. Banyak destinasi wisata yang harus dikenal masyarakat luas, mulai dari Berau, Maratua hingga berbagai objek wisata lainnya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia H. Gatot Susanto. Ia menilai kegiatan HDCI selama ini telah terbukti memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Ia mencontohkan penyelenggaraan Kalimantan Bike Week di Balikpapan yang berhasil mendatangkan ribuan peserta dari berbagai daerah sehingga mampu meningkatkan tingkat hunian hotel, menggerakkan sektor UMKM, serta memperkuat promosi wisata daerah.
“Ke depan kami ingin kegiatan-kegiatan HDCI juga memperkenalkan destinasi wisata di Samarinda dan daerah lain di Kalimantan Timur sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Keselamatan Berkendara Jadi Identitas Organisasi
Syahril juga memastikan kepengurusan baru akan terus menanamkan budaya keselamatan berkendara kepada seluruh anggota HDCI.
Ia menjelaskan setiap calon anggota wajib mengikuti pembekalan serta sertifikasi berkendara sebelum resmi bergabung dalam organisasi.
“Kami ingin seluruh anggota memahami bahwa jalan raya bukan hanya milik kita. Karena itu setiap anggota harus mampu berkendara dengan baik, santun, mematuhi aturan lalu lintas, dan menghormati pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Menurutnya, disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari kehormatan organisasi yang harus dijaga oleh seluruh anggota.
HDCI Nasional Perkuat Program Sosial
Sementara itu, Sekretaris Jenderal HDCI Pusat Husdi Karyono mengatakan HDCI terus memperkuat berbagai program nasional yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, pada 2026 HDCI akan menggelar Merdeka Ride Bike to Culture menuju Bali yang diperkirakan diikuti sekitar 2.000 motor Harley-Davidson dari seluruh Indonesia.
Selain touring nasional, HDCI juga akan memberikan bantuan pembayaran BPJS kepada 5.000 pengemudi ojek online sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam kegiatan sosial.
“HDCI tidak hanya berbicara tentang motoran. Yang paling penting adalah bagaimana organisasi ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Ketika HDCI mampu memberikan manfaat, di situlah organisasi ini benar-benar memiliki arti,” pungkas Husdi Karyono.

