Pisah Sambut Kajari Samarinda, Penguatan Sinergi dan Pencegahan Korupsi Jadi Sorotan.

SAMARINDA, kaltimberbicara.com – Pemerintah Kota Samarinda bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Samarinda di Ballroom Hotel Puri Senyiur, Rabu (14/4/2026) malam.

Momentum ini, menandai peralihan jabatan dari Kajari lama, Firmansyah Subhan, kepada Kajari baru, Haedar.

Dalam sambutannya, Firmansyah Subhan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak, selama dirinya menjabat di Samarinda.

Ia menegaskan bahwa capaian Kejari Samarinda, termasuk predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen.

“Semua tidak terlepas dari sinergitas dan kebersamaan, baik dengan Pemerintah Kota maupun instansi vertikal lainnya,” ujarnya.

Firmansyah juga mengungkapkan bahwa, dirinya harus mengakhiri masa jabatan karena ketentuan usia di institusi kejaksaan.

Ia selanjutnya akan melanjutkan pengabdian sebagai jaksa ahli utama, di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, jika selama bertugas terdapat kekhilafan.

“Apabila selama ini ada perkataan atau tindakan yang kurang berkenan, saya mohon maaf,” tuturnya.

Sementara itu, Kajari Samarinda yang baru, Haedar, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program, dan memperkuat sinergi lintas sektor yang telah dibangun sebelumnya.

Ia menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pihak, agar tugas penegakan hukum dapat berjalan maksimal.

“Kami mohon dukungan dan bantuan dari seluruh pihak, agar tugas-tugas Kami dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Haedar juga membuka ruang evaluasi, terhadap kinerjanya ke depan.

“Apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat hal-hal yang kurang berkenan, Kami mohon untuk diingatkan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan apresiasi atas kinerja Firmansyah Subhan selama menjabat sebagai Kajari.

Ia menilai, kepemimpinan Firmansyah berhasil memperkuat penegakan hukum serta menjaga kondusivitas daerah.

“Jejak pengabdian beliau telah menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat Samarinda,” katanya.

Andi Harun juga menyampaikan harapannya kepada Kajari yang baru, agar dapat memperkuat pengawalan pembangunan serta program pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

“Kami berharap penguatan program pencegahan korupsi dapat terus dilakukan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintah harus berlandaskan hukum yang berlaku.

“Semua tindakan pemerintah harus didasarkan pada hukum,” pungkasnya.

Acara pisah sambut berlangsung khidmat dan penuh keakraban, ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama, dan harapan sukses bagi pejabat baru dalam menjalankan tugas di Kota Samarinda.

REDAKSI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *