Program CSR BRI Bersama DPR RI Salurkan Ribuan Paket Sembako Ramadan di Samarinda.

SAMARINDA, kaltimberbicara.com — Aksi kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, terus dilakukan berbagai pihak di Kota Samarinda.

Melalui kolaborasi antara anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) daerah pemilihan Kalimantan Timur, G. Budisatrio Djiwandono, bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Samarinda dan Yayasan Wahyu Nusantara Sejahtera, sebanyak 1.546 paket sembako disalurkan kepada masyarakat, Jumat (13/3/2026).

Penyerahan bantuan secara simbolis digelar di lingkungan Yayasan Wahyu Nusantara Sejahtera di Jalan Batu Bercermin, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara.

Usai prosesi simbolis tersebut, paket sembako langsung dibagikan kepada masyarakat yang telah berkumpul sejak siang hari di lokasi kegiatan.

Masyarakat penerima bantuan didominasi oleh ibu rumah tangga, serta pengemudi ojek online yang membutuhkan dukungan kebutuhan pokok selama Ramadan.

Tim Ahli Budisatrio Djiwandono sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR RI, Nasrullah, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau corporate social responsibility (CSR) yang diajukan melalui BRI.

Menurutnya, informasi mengenai program TJSL BRI tersebut diperoleh melalui jalur fraksi di DPR RI, yang kemudian dimanfaatkan untuk mengusulkan kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako bagi masyarakat di Samarinda.

“Di bulan Ramadan ini kami mendapatkan informasi bahwa terdapat program CSR dari BRI yang dapat diajukan melalui fraksi di DPR RI.

Alhamdulillah pengajuan tersebut diterima sehingga hari ini dapat disalurkan sekitar 1.546 paket sembako Ramadan untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya di Kota Samarinda,” ujar Nasrullah.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu.

Data penerima dihimpun melalui relawan yang tersebar di berbagai wilayah Samarinda, dengan dukungan dari pihak yayasan yang menjadi mitra dalam penyaluran bantuan.

Nasrullah juga menyampaikan apresiasi kepada BRI atas dukungan terhadap program sosial tersebut.

Ia berharap sinergi antara lembaga perbankan dan lembaga legislatif dapat terus diperkuat, khususnya dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI di Samarinda yang telah membantu pengajuan ini. Ke depan Kami berharap DPR RI dan BRI dapat terus bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wahyu Nusantara Sejahtera, Aidil Fitri, menjelaskan bahwa distribusi bantuan tidak hanya dilakukan di lokasi kegiatan utama.

Pihak yayasan juga akan menyalurkan paket sembako tersebut, ke sejumlah wilayah lain di Samarinda agar jangkauan bantuan semakin luas.

Ia menyebutkan, penyaluran akan dilakukan melalui 10 titik distribusi yang tersebar di berbagai kawasan Kota Samarinda, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan secara lebih merata.

“Paket sembako ini nantinya akan kami salurkan ke beberapa lokasi di Kota Samarinda yang tersebar di 10 titik penyaluran, sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa merasakan manfaatnya,” jelas Aidil.

Di sisi lain, Kepala BRI Cabang Samarinda, Budhy Triadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut, merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program TJSL sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Menurutnya, total bantuan yang disalurkan mencapai 1.546 paket sembako dengan nilai sekitar Rp233 juta dan disalurkan melalui Yayasan Wahyu Nusantara Sejahtera sebagai mitra distribusi.

“Penyaluran bantuan ini kami lakukan melalui Yayasan Wahyu Nusantara Sejahtera dengan total 1.546 paket sembako dengan nilai sekitar Rp233 juta,” kata Budhy.

Ia menjelaskan, pengadaan paket sembako dilakukan melalui kerja sama dengan Perum Bulog.

Setiap paket berisi empat jenis kebutuhan pokok, yakni beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu.

Budhy mengungkapkan, pada awalnya paket bantuan dari Bulog hanya terdiri dari tiga komoditas, yaitu beras, minyak goreng, dan gula.

Namun atas permintaan pihak yayasan, paket tersebut kemudian dilengkapi dengan tambahan tepung terigu agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Awalnya paket dari Bulog terdiri dari tiga jenis barang. Namun sesuai permohonan dari yayasan, akhirnya ditambahkan tepung terigu sehingga paket sembako menjadi lebih lengkap,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, proses penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap.

Pada tahap pertama sekitar 800 paket dibagikan pada hari pelaksanaan kegiatan, sementara sisanya akan disalurkan dalam beberapa hari berikutnya melalui titik-titik distribusi yang telah ditentukan.

Budhy berharap bantuan tersebut, dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat selama Ramadan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga keuangan, lembaga sosial, dan perwakilan rakyat dalam kegiatan kemasyarakatan.

“Harapannya bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang menerima dan dapat memperkuat kerja sama sosial antara BRI dan berbagai pihak di daerah,” pungkasnya.

REDAKSI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *