DPW APRI Kaltim Gelar Raker, Bahas Pembentukan Panitia FGD dan Pelantikan Pengurus

SAMARINDA, kaltimberbicara.com — Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (DPW APRI) Kalimantan Timur, telah menggelar rapat kerja internal, untuk membahas pembentukan panitia pelaksana Focus Group Discussion (FGD), dan pelantikan kepengurusan DPW APRI Kaltim.

Rapat kerja tersebut, berlangsung di Sekretariat DPW APRI Kaltim di Jalan Drs. Anang Hasyim, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu (17/5) pukul 16.00 WITA.

Kegiatan itu dihadiri jajaran pengurus DPW APRI Kaltim, sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dan persiapan sejumlah agenda strategis dalam waktu dekat.

Selain pembentukan panitia pelaksana FGD dan pelantikan, rapat juga membahas sejumlah persoalan internal organisasi, mulai dari atribut dan kartu tanda anggota (KTA), sekretariat DPW, penyusunan AD/ART, hingga proses pendaftaran organisasi ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Timur.

Sekretaris DPW APRI Kaltim, Testia Sendi Radi Tio mengatakan, rapat kerja tersebut menjadi langkah awal, untuk memperkuat kesiapan organisasi dalam menjalankan program kerja dan membangun koordinasi antar pengurus.

“Rapat ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal agar seluruh agenda organisasi, terutama FGD dan pelantikan pengurus, dapat berjalan dengan baik dan terarah,” kata Testia dalam keterangannya.

Menurut dia, Focus Group Discussion yang akan dilaksanakan nantinya dirancang sebagai forum diskusi, untuk membahas berbagai persoalan pertambangan rakyat di Kalimantan Timur, termasuk peran organisasi dalam mendukung tata kelola pertambangan yang lebih baik.

Ia menyebut, APRI Kaltim ingin menghadirkan ruang komunikasi antara masyarakat penambang rakyat, Pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya melalui forum tersebut.

“FGD diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran gagasan dan penyampaian aspirasi terkait pertambangan rakyat, sehingga keberadaan organisasi mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain agenda FGD dan pelantikan, pengurus DPW APRI Kaltim juga mulai mempersiapkan penguatan kelembagaan organisasi, termasuk penyempurnaan administrasi dan legalitas organisasi.

Menurut Testia, keberadaan sekretariat yang aktif dan administrasi yang tertata menjadi kebutuhan penting dalam mendukung jalannya organisasi secara profesional.

“Seluruh pengurus memiliki komitmen untuk membangun APRI Kaltim menjadi organisasi yang solid dan mampu bersinergi dengan pemerintah maupun stakeholder terkait demi kepentingan masyarakat penambang rakyat,” katanya.

DPW APRI Kaltim juga menargetkan pembentukan struktur kepanitiaan dan penyelesaian sejumlah kebutuhan administrasi organisasi dapat segera rampung, agar agenda FGD dan pelantikan kepengurusan dapat dilaksanakan sesuai rencana.

“Harapannya organisasi ini bisa menjadi wadah yang mampu memperjuangkan aspirasi penambang rakyat sekaligus mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.

REDAKSI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *