Lulusan SMK Medika Samarinda Targetkan Seluruh Alumni SMK Medika Produktif dan Tidak Menganggur.

Mus Mulyadi: Lulusan SMK Medika Samarinda Harus Siap Kerja dan Siap Bersaing.

SAMARINDA, kaltimberbicara.comKepala SMK Medika Samarinda, Mus Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi, karakter, dan kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Komitmen tersebut, disampaikan saat acara pelepasan dan perpisahan 451 siswa-siswi Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Serba Guna GOR Segiri Samarinda, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Mus Mulyadi, pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan dunia industri dan dunia usaha.

Karena itu, SMK Medika Samarinda selama ini menerapkan sistem pembelajaran yang lebih menitikberatkan pada praktik dibandingkan teori.

Ia menjelaskan bahwa sekitar 70 persen proses pembelajaran dilakukan melalui praktik lapangan dan penguasaan keterampilan, sedangkan teori diberikan sekitar 30 persen sebagai penguatan dasar pengetahuan.

“Kami ingin lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki kemampuan yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja. Karena ketika mereka lulus, mereka harus siap bersaing dan siap bekerja,” ujarnya.

Mus mengatakan, seluruh program keahlian yang ada di SMK Medika dirancang, untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Mulai dari jurusan Keperawatan, Farmasi, Teknik Laboratorium Medik, Teknik Sepeda Motor hingga Desain Komunikasi Visual dan Multimedia, seluruhnya diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan pasar kerja.

Menurutnya, kesiapan kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata. Karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika kerja juga menjadi faktor penting yang harus dimiliki setiap lulusan.

Karena itu, SMK Medika Samarinda terus memperkuat pendidikan karakter, sebagai bagian dari proses pembelajaran di sekolah.

“Anak-anak harus memiliki karakter yang baik. Mereka harus disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Itu yang selalu Kami tanamkan selama mereka menempuh pendidikan di sini,” katanya.

Mus menjelaskan, salah satu metode pembinaan yang diterapkan sekolah, adalah memberikan konsekuensi edukatif kepada siswa yang melakukan pelanggaran tata tertib.

Tujuannya bukan untuk menghukum, melainkan membentuk kesadaran dan rasa tanggung jawab terhadap setiap tindakan yang dilakukan.

Ia meyakini bahwa, karakter yang kuat akan menjadi modal penting ketika lulusan memasuki dunia kerja, maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Mus juga mengungkapkan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat terhadap SMK Medika Samarinda, menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Saat ini jumlah peserta didik di sekolah tersebut, telah mendekati 1.500 siswa dan menjadikannya sebagai salah satu sekolah swasta terbesar di Kalimantan Timur.

Bahkan, untuk penerimaan peserta didik baru tahun ajaran mendatang, jumlah pendaftar yang telah masuk disebut mencapai lebih dari 500 orang.

“Sekolah besar bukan hanya soal jumlah siswa, tetapi bagaimana menghasilkan lulusan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. Itu yang terus kami perjuangkan,” ungkapnya.

Selain memperkuat kompetensi siswa, pihak sekolah juga membuka peluang seluas-luasnya bagi para lulusan, untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Dalam acara pelepasan tersebut, sejumlah perguruan tinggi turut diberikan kesempatan, untuk memperkenalkan program pendidikan mereka kepada para siswa.

Mus menilai langkah tersebut penting, agar lulusan memiliki banyak pilihan dalam menentukan masa depan sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

“Kami memberikan kesempatan kepada perguruan tinggi untuk memperkenalkan program-program unggulannya. Yang menentukan pilihan tetap siswa, karena mereka yang akan menjalani masa depannya,” jelasnya.

Di sisi lain, ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, melalui program pendidikan gratis yang dinilai membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih luas.

Menurutnya, dukungan tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah sekaligus memperkuat peran sekolah swasta dalam dunia pendidikan.

Menjelang berakhirnya acara, Mus Mulyadi menyampaikan pesan kepada seluruh lulusan, agar terus berjuang meraih cita-cita dan tidak berhenti belajar, meskipun telah menyelesaikan pendidikan di bangku SMK.

Ia berharap seluruh alumni SMK Medika Samarinda mampu menjadi generasi produktif, yang memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.

“Saya berharap tidak ada alumni SMK Medika yang menganggur. Keberhasilan kalian nantinya akan menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan Kalimantan Timur,” pungkasnya.

REDAKSI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *