Pemuda Restiel Siap Gelar Festival Mattedu Shubuh 2026 di Samarinda Seberang.

SAMARINDA, Kaltimberbicara.com – Organisasi kepemudaan Restiel Samarinda Seberang berencana menggelar Festival Mattedu Shubuh 2026 sebagai bagian dari upaya memeriahkan bulan suci Ramadan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 Maret 2026, mulai pukul 21.00 WITA hingga menjelang waktu Subuh.

Festival yang menjadi salah satu agenda kepemudaan di wilayah Samarinda Seberang itu akan menampilkan berbagai aktivitas bernuansa Ramadan, termasuk beduk sahur atau pergerakan sahur, yang melibatkan puluhan kelompok peserta dari kalangan pemuda.

Ketua Panitia Festival Mattedu Shubuh 2026, Kaisar Fajri, mengatakan saat ini panitia tengah melakukan rapat pematangan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar pada hari pelaksanaan.

Menurutnya, festival tersebut menjadi ajang untuk menghidupkan kembali tradisi membangunkan sahur yang dikemas dalam bentuk kegiatan kreatif bagi generasi muda.

“Rapat malam ini merupakan pematangan acara untuk Festival Mattedu Shubuh 2026. Pada hari pelaksanaan nanti kegiatan dimulai sekitar pukul sembilan malam hingga menjelang Subuh,” ujar Kaisar.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini sebenarnya telah lama diharapkan menjadi agenda rutin para pemuda di wilayah tersebut. Namun dalam beberapa tahun terakhir, pelaksanaannya sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 serta keterbatasan persiapan.

“Tahun ini kami mencoba menghidupkan kembali kegiatan tersebut agar bisa menjadi agenda rutin. Saat ini sudah ada 44 tim peserta yang mendaftarkan diri untuk mengikuti festival,” jelasnya.

Pendaftaran peserta sendiri dilakukan melalui media sosial dan mendapat respons cukup baik dari masyarakat, khususnya kalangan pemuda di Samarinda Seberang.

Kaisar menegaskan, tujuan utama penyelenggaraan festival ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga sebagai wadah mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus meningkatkan kreativitas generasi muda.

“Tujuan kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kreativitas anak-anak muda, khususnya generasi sekarang,” katanya.

Panitia juga memastikan berbagai persyaratan administrasi telah dipersiapkan, termasuk izin keramaian dan koordinasi dengan pihak terkait, guna memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari tokoh masyarakat sekaligus pembina Restiel, H. Andi Saharuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda dan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Samarinda.

Ia menilai kegiatan seperti Festival Mattedu Shubuh memiliki dampak positif bagi generasi muda karena mampu mengarahkan mereka pada aktivitas yang bermanfaat selama bulan Ramadan.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memeriahkan Ramadan, sekaligus menghindarkan anak-anak kita dari kegiatan negatif seperti penyalahgunaan narkoba atau balap liar,” ujarnya.

Andi Saharuddin juga menjelaskan bahwa Restiel merupakan organisasi kepemudaan yang telah berdiri sejak tahun 1990-an. Nama Restiel sendiri merupakan singkatan dari “Remaja Selera Tinggi Ekonomi Lemah”, yang menggambarkan semangat berkarya meskipun dengan berbagai keterbatasan.

Menurutnya, organisasi tersebut telah mengalami proses regenerasi dari waktu ke waktu dan tetap konsisten menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

“Saya berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan, sehingga generasi muda yang sekarang memimpin nantinya dapat melahirkan pemimpin berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Restiel Samarinda Seberang, Surya, menyatakan pihaknya mendukung penuh inisiatif para pemuda dalam menyelenggarakan festival tersebut. Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas ke arah yang positif.

“Daripada anak-anak terlibat pergaulan yang tidak baik, lebih baik kita dukung kegiatan positif seperti ini. Harapannya kegiatan ini berjalan lancar dan bisa melahirkan kegiatan lain yang bermanfaat,” tuturnya.

Surya juga menyebutkan bahwa organisasi Restiel sempat mengalami masa vakum karena kesibukan para pengurus senior. Namun kini organisasi tersebut kembali diaktifkan melalui semangat regenerasi kepemudaan.

Di sisi lain, Ketua RT 12 Kelurahan Masjid, Hendra, turut menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif para pemuda yang menggagas kegiatan tersebut. Ia menilai festival ini dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena dapat mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan panitia agar tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Hal itu mengingat sebagian rute kegiatan berada di jalan utama yang menjadi jalur lalu lintas masyarakat.

Selain itu, panitia juga diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan selama dan setelah kegiatan berlangsung.

“Kami berharap keamanan menjadi prioritas dan kebersihan tetap dijaga agar lingkungan tetap kondusif,” katanya.

Dengan dukungan berbagai pihak, Festival Mattedu Shubuh 2026 diharapkan dapat berjalan lancar serta menjadi momentum kebangkitan kembali kegiatan kepemudaan yang positif di wilayah Samarinda Seberang.

Penulis: Andi Isnar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *