SAMARINDA, Kaltimberbicara.com – Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi memiliki kepengurusan baru, setelah hampir enam bulan roda organisasi berjalan tanpa kepemimpinan definitif.
Melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Five Premier Hotel Samarinda, Jumat (24/7/2026), A.M. Robidin Noor terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Perserosi Kaltim periode 2026–2030.
Musprov tersebut, menjadi momentum penting bagi organisasi untuk mengakhiri masa vakum kepengurusan, sekaligus menyusun kembali langkah strategis dalam pembinaan atlet sepatu roda di Kaltim.
Ketua Pengprov Perserosi Kaltim terpilih, A.M. Robidin Noor, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musprov dilakukan, karena masa bakti kepengurusan sebelumnya telah berakhir.
Kondisi tersebut, menyebabkan organisasi berstatus demisioner selama kurang lebih enam bulan, sehingga sejumlah program pembinaan dan agenda organisasi belum dapat berjalan secara optimal.
Meski demikian, komunikasi dengan seluruh pengurus Perserosi kabupaten dan kota di Kalimantan Timur tetap terjalin selama masa transisi tersebut.
“Selama kurang lebih enam bulan Kami memang vakum, karena pengurus sudah demisioner. Setelah Musprov ini Kami akan bergerak lagi mengejar ketertinggalan dan fokus mempersiapkan Porprov di Paser pada November mendatang,” ujar Robidin Noor usai terpilih, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, kepengurusan baru akan segera bekerja menyusun kembali program prioritas, terutama yang berkaitan dengan pembinaan atlet dan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser pada November 2026 mendatang.
Ia menegaskan, struktur kepengurusan periode 2026–2030 akan diisi oleh figur-figur yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang olahraga sepatu roda.
Langkah tersebut, diharapkan mampu mempercepat pemulihan organisasi tanpa harus memulai seluruh program dari awal.
“Kami tinggal melanjutkan program yang sebelumnya sudah disiapkan, dan harapannya organisasi kembali solid dan pembinaan berjalan maksimal,” katanya.
Selain menyusun kepengurusan definitif, Perserosi Kaltim juga akan kembali mengaktifkan berbagai agenda yang sempat tertunda selama masa vakum, termasuk penyusunan kalender kompetisi, pemusatan latihan, hingga pembinaan atlet di seluruh kabupaten dan kota sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov.
Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Organisasi Pengurus Besar (PB) Perserosi, Alfroki Martha, menilai Kaltim merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam cabang olahraga sepatu roda.
Menurutnya, atlet-atlet Benua Etam selama ini telah mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan di tingkat Nasional, bahkan internasional.
Karena itu, ia menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang sehat, agar proses pembinaan atlet dapat berlangsung secara berkesinambungan.
Menurut Alfroki, keberhasilan mencetak prestasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas atlet, tetapi juga oleh kekuatan organisasi dalam merancang program pembinaan, kompetisi, serta regenerasi atlet secara konsisten.
“Kalau organisasinya sehat, prestasi akan mengikuti. Jangan sampai atlet tidak memiliki arah karena organisasinya tidak berjalan, dan Kami berharap kepengurusan baru segera melakukan pembenahan agar pembinaan kembali optimal,” pungkasnya.
REDAKSI.

