Luar Biasa! SMK Medika Samarinda Sapu Bersih 5 Gelar Bergengsi di Open Tournament Liga Maritim 2.

Capt. Ridha Apresiasi Prestasi SMK Medika, Pembinaan Jadi Faktor Utama

SAMARINDA, Kaltimberbicara.com – Tradisi prestasi kembali dipertahankan SMK Medika Samarinda, pada ajang Open Tournament Futsal Liga Maritim 2 (Piala AFKOT Samarinda 2026) yang digelar di Gedung Serbaguna Komplek GOR Kadrie Oening, Sempaja, pada 13–18 Juli 2026, tim futsal SMK Medika tampil sebagai kekuatan dominan dengan memborong lima penghargaan sekaligus.

Prestasi tersebut, diraih setelah tim futsal SMK Medika Samarinda menunjukkan performa konsisten sejak babak penyisihan hingga partai final.

Pada laga puncak kategori SMA/SMK sederajat, SMK Medika tampil impresif dengan mengalahkan SMK Negeri 4 Samarinda melalui skor telak 8-0, sekaligus memastikan diri sebagai Juara I Champion kategori SMA/SMK.

Tak hanya membawa pulang trofi juara, sekolah yang dikenal memiliki tradisi pembinaan futsal itu juga mendominasi penghargaan individu.

Lima penghargaan yang berhasil diraih meliputi Best Coach yang disabet Coach Deni Setiabudi, Best Player atas nama Muhammad Fathir, Best Goalkeeper yang diraih Muhammad Arif Nurrahman, Juara I Champion kategori SMA/SMK sederajat, serta Juara III Best Supporter tingkat SMA/SMK sederajat.

Turnamen yang digagas Asosiasi Futsal Kota (AFKOT) Samarinda tersebut berlangsung selama enam hari dan menjadi salah satu agenda pembinaan atlet futsal terbesar di Kalimantan Timur (Kaltim).

Kompetisi ini, mempertemukan puluhan tim dari kategori SMP, SMA/SMK hingga umum sebagai bagian dari proses regenerasi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026.

Ketua AFKOT Samarinda, Capt. H.M. Ridha R., SH., MH., M.Mar, mengatakan Liga Maritim bukan sekadar kompetisi memperebutkan gelar juara, tetapi menjadi wadah pembinaan atlet muda agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Tujuan utama Liga Maritim ini adalah mendukung pembinaan futsal melalui kolaborasi bersama unsur maritim, dan Kami ingin mencari bibit-bibit atlet mulai dari tingkat SMP, SMA/SMK hingga umum,” ucapnya saat di wawancarai media ini, Sabtu (18/7/2026) malam.

“Harapan kami, mereka mampu berkembang dan nantinya membawa nama Kalimantan Timur di tingkat nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Menurut Ridha, keberhasilan SMK Medika Samarinda merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten selama beberapa tahun terakhir.

“SMK Medika memang selalu menunjukkan kualitas pembinaan yang baik. Hampir setiap tahun mereka mampu melahirkan pemain-pemain berprestasi, dan Kami akan terus memfasilitasi seluruh sekolah, agar talenta-talenta muda Kaltim dapat berkembang dan terpantau hingga tingkat nasional. Teruslah berlatih dan jangan pernah berhenti mengejar prestasi,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum I KONI Kalimantan Timur, Hendra Radinal Ary, SH, yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Kaltim saat menutup turnamen menegaskan bahwa, kompetisi seperti Liga Maritim merupakan panggung penting untuk mencetak atlet masa depan.

“Prestasi tidak bisa diraih secara instan. Dibutuhkan latihan yang sungguh-sungguh, disiplin, dan kerja keras. Saya berharap seluruh atlet dan pelatih terus meningkatkan kemampuan, agar mampu membawa nama Kaltim di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua AFKOT Samarinda yang juga mewakili panitia pelaksana, Risdianto, mengungkapkan antusiasme peserta pada penyelenggaraan Liga Maritim 2 mengalami peningkatan.

Tahun ini, kompetisi diikuti 24 tim kategori SMP, 27 tim kategori SMA/SMK, serta 16 tim kategori umum dan instansi.

“Turnamen ini akan terus kami laksanakan setiap tahun. Selain menjadi ajang kompetisi, Liga Maritim juga menjadi sarana talent scouting untuk mencari atlet-atlet terbaik yang nantinya dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Porprov Kaltim,” ujarnya.

Kepala SMK Medika Samarinda yang juga menjabat sebagai Manajer Tim Futsal, Musmuliadi, mengaku bangga atas pencapaian yang diraih anak-anak didiknya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, pelatih, guru, orang tua, dan suporter yang selama ini memberikan dukungan penuh.

“Alhamdulillah, Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMK Medika Samarinda, para guru, orang tua, pelatih, official, dan suporter yang telah memberikan doa serta dukungan kepada anak-anak sehingga mampu mempersembahkan lima penghargaan sekaligus untuk sekolah,” ujarnya.

Meski berhasil mendominasi turnamen, Musmuliadi mengingatkan para pemain agar tidak cepat merasa puas.

Ia berharap prestasi tersebut, menjadi motivasi untuk terus berkembang sekaligus menjaga sportivitas di setiap pertandingan.

“Saya berharap seluruh pemain tetap rendah hati, terus berlatih, menjaga kekompakan, menghormati lawan, serta menjunjung tinggi sportivitas. Saya juga mengajak seluruh klub dan suporter untuk bersama-sama menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan kondusif. Saya akan terus mendukung anak-anak agar mereka tetap menjadi juara, dan mampu mengharumkan nama Samarinda maupun Kaltim di tingkat Nasional,” tuturnya.

Peraih penghargaan Best Goalkeeper, Muhammad Arif Nurrahman, mengatakan penghargaan yang diterimanya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas permainan.

“Saya bersama tim merasa bangga dengan hasil ini, tetapi target kami bukan hanya juara di Samarinda. Kami ingin kembali berprestasi di tingkat nasional. Semua ini bisa diraih karena latihan rutin hampir setiap hari, baik latihan fisik maupun teknik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Fathir, pemain yang dinobatkan sebagai Best Player kategori SMA/SMK. Ia mengaku penghargaan tersebut tidak lepas dari disiplin menjalani latihan bersama tim.

“Saya sangat senang bisa mendapatkan penghargaan ini. Semua berkat latihan yang konsisten bersama tim. Saya ingin berpesan kepada adik-adik yang baru mulai bermain futsal agar jangan pernah malas berlatih, karena kerja keras akan membawa kita meraih prestasi,” terangnya.

Capt. Ridha menyebutkan bahwa, rangkaian Open Tournament Futsal Liga Maritim 2 Tahun 2026 ditutup dengan partai final kategori umum, dilanjutkan prosesi penyerahan trofi, medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan kepada para juara di masing-masing kategori.

“AFKOT Samarinda berharap ajang tersebut terus menjadi wadah lahirnya atlet-atlet futsal berbakat yang mampu mengharumkan nama Kaltim di tingkat Nasional maupun internasional,” pungkasnya.

REDAKSI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *